Senin, 05 September 2016

Belajar Tenaga Dalam | Tahta Mataram

Belajar Tenaga Dalam
                                                                     Lanjut Ke..........

Untuk belajar tenaga dalam banyak sekali metode yang dijalankan. Pada jaman dulu untuk belajar membangkitkan tenaga dalam seseorang sering melakukan sebuah ritual-ritual, tirakat, membaca mantra, melakukan laku khusus seperti puasa dsb. Namun di jaman modern ini metode-metode tersebut sudah sulit dijalankan oleh kebanyakan orang. Melihat hal tersebut Tahta Mataram membuat sebuah kurikulum modern tentang cara belajar tenaga dalam secara mudah, aman dan bisa dipelajari oleh semua orang melalui metode pernafasan dan jurus-jurus khusus yang dikemas secara modern dilogika dan ilmiah. Sementara itu hasil daripada pelatihan pernafasan dan jurus-jurus dari Tahta Mataram tersebut menghasilkan banyak sekali manfaat diantaranya meningkatkan power/energi dalam diri manusia, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesehatan, meningkatkan daya cipta, daya ingat dan kecerdasan, mampu menguasai berbagai ilmu spiritual dan ilmu kedahsyatan dunia secara nyata, ilmiah dan logika.
Masih banyak ribuan manfaat yang dihasilkan dari berlatih pernafasan dan jurus-jurus tenaga dalam tersebut. Bagi Anda yang ingin belajar dan mendalami tenaga dalam di tahta mataram silahkan daftarkan diri Anda melalui program-program kepelatihan kami.
Jenis Program Pelatihan Meliputi:
Program Regular :
Program Regular adalah pelatihan dengan sistem kenaikan tingkat/keilmuan normal tiada percepatan, setiap tingkat terdapat materi pengolahan dan praktek spiritual dengan materi yang berbeda misalnya Tingkat A mempelajari materi Ilmu Pengobatan sedang Tingkat B akan mempelajari materi Ilmu Kebatinan. Satu tingkat ditempuh 3 bulan setara 24 kali berlatih, mengingat 1 minggu 2 kali pertemuan dan 1 kali pertemuan memakan waktu 2 jam.
Program Privat Regular/Privat Rutin :
Program Privat Regular materi keilmuannya sama dengan Program Regular, yang membedakan pelatihan dilakukan tersendiri dari anggota regular, dengan materi yang dipadatkan sehingga jika di Program Regular satu tingkat ditempuh tiga bulan maka Privat Regular hanya ditempuh 1 bulan saja atau setara dengan 8 kali pertemuan.
Program Privat Eksekutif / Keilmuan :
Program Privat Eksekutif adalah Program yang berbeda dari Program Regular maupun Program Privat Regular, Program Privat Eksekutif tidak melalui Tingkatan melainkan peserta dipersilahkan memilih materi keilmuan sesuai kebutuhan, misalnya peserta memilih Privat Ilmu Hipnotis Hipnotherapy maka hanya ilmu itu saja yang kami ajarkan. Selain itu tempat dan waktu pelatihan bisa menyesuaikan kesibukan peserta, kami akan menyiapkan pelatih khusus bagi peserta Privat Eksekutif.

Tenaga Dalam Pernafasan | Tahta Mataram

Tenaga Dalam Pernafasan

Tenaga Dalam Pernafasan merupakan salah satu metode dalam belajar tenaga dalam menggunakan oleh pernafasan dan tata gerak/jurus khusus yang dilakukan secara rutin dan bertingkat dari tenaga dalam dasar hingga tingkat tertinggi. Selain itu olah pernafasan juga banyak digunakan dalam berbagai hal contohnya olah raga, bela diri, rileksasi, yoga dan masih banyak lagi.
Untuk Anda yang ingin belajar Tenaga Dalam Pernafasan dari Tingkat Dasar hingga Tingkat Tertinggi silahkan daftarkan diri Anda di Lembaga Bela Diri Pernafasan Tenaga Dalam dan Penyembuhan TAHTA MATARAM

Lembaga Tahta Mataram adalah Lembaga

Lembaga Tahta Mataram adalah Lembaga
Lembaga Tahta Mataram adalah Lembaga Pendidikan yang bergerak khusus dibidang Beladiri Pernafasan dan tenaga dalam, penyembuhan, Kebathinan, Kegaiban, Spiritual, Hipnotisme/hipnosis, Hipnotherapy, Penyembuhan Fisik dan Gaib, Mengupas tuntas materi keilmuan santet/guna-guna, ilmu kesaktian dan kedahsyatan dunia, Ilmu Brajamusti, Pengisian, Ilmu Khodam, Ilmu Pusaka, Ilmu Keris, pemagaran, dan berbagai keilmuan dan kesaktian Jaman Kerajaan Mataram akan dikupas tuntas secara logika.
  Untuk yang ingin private di Tahta Mataram silahkan hubungi: Faiz Carnegie 082111123601

Minggu, 04 September 2016

100 Manfaat Meditasi

Ketika seseorang melakukan sebuah meditasi/semedi yang baik dan benar secara maksimal, maka seseorang akan mendapatkan banyak manfaat dari meditasi/semedi tersebut diantaranya:
  1. Menurunkan konsumsi oksigen.
  2. Menurunkan ritme pernapasan.
  3. Meningkatkan aliran darah dan memperlambat denyut jantung.
  4. Meningkatkan toleransi latihan.
  5. Memimpin ke tingkat yang lebih dalam relaksasi fisik.
  6. Baik untuk orang dengan tekanan darah tinggi.
  7. Mengurangi serangan kecemasan dengan menurunkan kadar laktat darah.
  8. Mengurangi ketegangan otot
  9. Membantu dalam penyakit kronis seperti alergi, arthritis dll
  10. Mengurangi Pra-menstruasi gejala Sindrom.
  11. Membantu dalam penyembuhan pasca-operasi.
  12. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  13. Mengurangi aktivitas virus dan gangguan emosi
  14. Meningkatkan energi, kekuatan dan semangat.
  15. Membantu menurunkan berat badan
  16. Pengurangan radikal bebas, kerusakan jaringan kurang
  17. Resistensi kulit tinggi
  18. Menurunkan kadar kolesterol, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  19. Peningkatan aliran udara ke paru-paru sehingga bernapas lebih mudah.
  20. Mengurangi proses penuaan.
  21. Tingginya tingkat DHEAS (Dehydroepiandrosterone)
  22. Mencegah nyeri
  23. Diperlambat atau dikontrol dari penyakit kronis
  24. Membuat Anda berkeringat lebih sedikit
  25. Menyembuhkan sakit kepala & migrain
  26. Ketertiban Lebih Berfungsi Otak
  27. Mengurangi Butuh Perawatan Medis
  28. Kurang energi yang terbuang
  29. Lebih cenderung untuk olahraga, kegiatan
  30. Bantuan yang signifikan dari asma
  31. Perbaikan kinerja atletik
  32. Menormalkan berat badan ideal Anda
  33. Menyelaraskan sistem endokrin kami
  34. Santai sistem saraf kita
  35. Menghasilkan perubahan yang bermanfaat berlangsung dalam aktivitas listrik otak
  36. Menyembuhkan infertilitas (ketidaksuburan stres dapat mengganggu pelepasan hormon yang mengatur ovulasi).
  37. Membangun kepercayaan diri.
  38. Meningkatkan tingkat serotonin, pengaruh suasana hati dan perilaku.
  39. Putuskan fobia & ketakutan
  40. Membantu mengendalikan pikiran sendiri
  41. Membantu dengan fokus & konsentrasi
  42. Meningkatkan kreativitas
  43. Peningkatan gelombang otak koherensi.
  44. Peningkatan kemampuan belajar dan memori.
  45. Peningkatan perasaan vitalitas dan peremajaan.
  46. Peningkatan stabilitas emosi.
  47. memperbaiki hubungan
  48. Pikiran usia dengan tingkat yang lebih lambat
  49. Lebih mudah untuk menghapus kebiasaan buruk
  50. Mengembangkan intuisi
  51. Peningkatan Produktivitas
  52. Peningkatan hubungan di rumah & di tempat kerja
  53. Mampu untuk melihat gambar yang lebih besar dalam situasi tertentu
  54. Membantu mengabaikan masalah-masalah kecil
  55. Peningkatan kemampuan untuk memecahkan masalah kompleks
  56. memurnikan karakter Anda
  57. Mengembangkan daya akan
  58. komunikasi yang lebih besar antara dua belahan otak
  59. bereaksi lebih cepat dan lebih efektif untuk acara stres.
  60. meningkatkan kemampuan persepsi seseorang dan kinerja motor
  61. kecerdasan yang lebih tinggi tingkat pertumbuhan
  62. Peningkatan kepuasan kerja
  63. peningkatan kapasitas untuk kontak intim dengan orang yang dicintai
  64. penurunan potensi penyakit mental
  65. Lebih baik, perilaku yang lebih ramah
  66. Kurang agresivitas
  67. Membantu dalam berhenti merokok, kecanduan merokok alkohol
  68. Mengurangi kebutuhan dan ketergantungan pada obat-obatan, pil & obat-obatan
  69. Memulihkan diri dari kurangnya tidur
  70. Membantu menyembuhkan insomnia
  71. Meningkatkan rasa tanggung jawab
  72. Mengurangi jalan kemarahan
  73. Penurunan berpikir gelisah
  74. Penurunan kecenderungan untuk khawatir
  75. Meningkatkan keterampilan mendengarkan dan empati
  76. Membantu membuat penilaian lebih akurat
  77. toleransi yang lebih besar
  78. Memberikan ketenangan untuk bertindak dengan cara yang konstruktif dianggap
  79. Tumbuh kepribadian yang stabil, lebih seimbang
  80. Mengembangkan kematangan emosional
  81. Membantu menjaga hal-hal dalam perspektif
  82. Menyediakan ketenangan pikiran, kebahagiaan
  83. Membantu Anda menemukan tujuan Anda
  84. Peningkatan aktualisasi diri.
  85. Peningkatan kasih
  86. kebijaksanaan Tumbuh
  87. pemahaman yang lebih dalam dari diri sendiri dan orang lain
  88. Membawa tubuh, pikiran, jiwa dalam harmoni
  89. Tingkat lebih dalam relaksasi spiritual
  90. Peningkatan penerimaan dari diri sendiri
  91. membantu belajar pengampunan
  92. Perubahan sikap terhadap kehidupan
  93. Menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan Tuhan Anda
  94. Mencapai pencerahan
  95. lebih besar-directedness batin
  96. Membantu hidup di saat ini
  97. Membuat melebar menjadi semakin mendalam kapasitas untuk cinta
  98. Penemuan kekuatan dan kesadaran melampaui ego
  99. Pengalaman rasa batin “Jaminan atau Knowingness”Pengalaman rasa “Keesaan”
  100. Meningkatkan sinkronisitas dalam hidup Anda.
Sumber Link:
 http://www.tahtamataram.com/100-manfaat-meditasi/

9 Cara Belajar yang Mendukung Cara Kerja Otak

Otak adalah organ yang sangat luar biasa yang di miliki oleh manusia. Namun kita seringkali terjebak pada cara belajar yang turun menurun dari jaman dahulu. Padahal jika kita mengerti bagaimana cara otak bekerja, bukan tidak mungkin kita dapat menjadi lebih pintar di sekolah.
Contohnya saja saat seseorang belajar selama 1 jam setiap harinya, akan menghasilkan lebih baik dibanding mereka yang belajar dengan sistem kebut semalam. Sudah banyak peneliti yang melakukan penelitian terhadap cara kerja otak. Dan ternyata banyak cara yang dapat digunakan untuk membantu otak bekerja lebih maksimal saat belajar. Apa saja? Berikut ulasannya.
Lakukan Pre-Test
Sebelum mempelajari sesuatu cobalah lakukan tes terlebih dahulu. Benediktus Carey, penulis dari How We Learn, mengatakan bahwa mengetes diri sendiri sebelum mulai belajar adalah hal yang paling menarik dalam memahami cara kerja otak. Cara mengetesnya cukup mudah, buatlah seperti quiz terhadap diri sendiri sebelum mulai belajar.
"Dalam berbagai percobaan psikolog telah menemukan bahwa salah menjawab dalam pretesting bukanlah hal yang buruk", kata Carey. "Sebaliknya, dengan mencoba menebak suatu jawaban akan mengubah cara berpikir dan bagaimana otak kita menyimpan informasi yang terkandung dalam sebuah pertanyaan.", lanjutnya. Otak manusia cenderung akan mengingat lebih saat salah menjawab.
Pretest ini juga akan membuat otak semakin siap untuk belajar. Sama halnya seperti mesin untuk dipanaskan, begitu juga dengan otak. Saat otak sudah siap untuk belajar, maka hasil yang di dapat akan menjadi lebih maksimal.
Beri Jeda dalam Belajar 
UC Irvine neurobiologis Christine Gall dan Gary Lynch menemukan bahwa tikus yang dilatih dengan beberapa sesi singkat tetapi secara berulang-ulang dengan jeda 1 jam tiap sesinya memiliki performa tes memori yang paling baik. Tikus tersebut akan memiliki memori yang lebih buruk saat dilatih hanya dengan satu sesi yang panjang (mirip dengan cara belajar di Indonesia).
Memang pengetahuan teknik ini telah diketahui bahkan dari abad ke 19. Beberapa tahun lalu Lynch dan Gall menemukan alasannya. Mereka menemukan mekanisme biologis mengenai jeda dalam belajar ini. Mereka menemukan bahwa sinapsis dalam otak mengkodekan memori yang terjadi di dalam hippocampus akan bekerja jauh lebih baik ketika di aktifkan sebentar dalam interval 1 jam.
Hal ini menjelaskan mengapa belajar secara terus menerus (sistem kebut semalam) tidak akan efektif. Hanya ada satu set sinapsis otak yang bekerja saat otak diforsir untuk belajar. Sementara itu dengan memberlakukan jeda, otak memiliki banyak sinapsis yang membuat otak bekerja lebih powerful.
Ubah suasana belajar
Daripada duduk di meja Anda dan belajar selama berjam-jam, cobalah cari pemandangan yang baru. Dengan melakukan hal ini, otak akan  lebih mudah mengingat informasi. Karena saat Anda mengubah suasana belajar, otak akan dipaksa mengambil informasi yang sama di tempat yang berbeda dan itu membuat informasi dianggap lebih berguna oleh otak.
"Otak membutuhkan variasi," kata Carey. "Ia ingin bergerak, ingin beristirahat secara periodik. Anda tidak harus menggunakan kursi yang sama, ruangan yang sama, untuk menghafal pelajaran". Yang lebih menariknya lagi, otak manusia akan cenderung mengingat lebih baik saat mengalami kondisi suasana yang sama.
Dalam suatu eksperimen, beberapa siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama harus belajar dan mengingat informasi dalam kondisi suasana yang tenang sementara kelompok kedua harus belajar di tempat yang kondisinya berisik. Lalu kedua kelompok tersebut masing-masing dibagi menjadi dua kelompok lagi dimana mereka akan di tes untuk menjawab pertanyaan di tempat berisik atau tenang. Hasilnya adalah mereka yang menghadapi suasana yang sama saat belajar dan ujian memiliki skor yang baik dibandingkan mereka yang berbeda. Oleh karena itu, biasanya ujian di Indonesia memiliki suasana yang tenang dan artinya dalam belajar sebaiknya juga harus di tempat yang tenang.
Tidur Siang Secara Teratur
Pada tahun 2013, peneliti dari University of Massachusetts bernama Amherst menemukan bahwa tidur siang ternyata mendukung peningkatan memori pada anak-anak prasekolah.
Psikolog Rebecca Spencer telah mempelajari lebih dari 40 anak-anak usia prasekolah dan dia menemukan bahwa anak-anak yang tidur siang dilakukan secara teratur memiliki performa yang lebih baik dalam mengerjakan tugasnya dibandingkan dengan yang tidak tidur siang.
Untuk mengeksplorasinya lebih lanjut, para peneliti merekrut 14 anak-anak prasekolah tambahan untuk datang ke laboratorium. Mereka mencatat hasil perubahan biologis saat tidur siang yang rata-rata selama 73 menit. Di sini Spencer dan rekannya menemukan ternyata ada korelasi antara gelombang otak dan memori saat terjadi tidur siang. Akan terjadi aktivitas konsolidasi antara gelombang otak dan memori.
Buatlah Pertanyaan Pada Diri Sendiri daripada Membaca Ulang
Membaca ulang tidak akan berpengaruh banyak pada memori seseorang. Namun menguji kemampuan di sela-sela belajar akan menghasilkan efek yang sangat positif. Begitu kata Jeffrey D. Karpicke dan Henry L. Roediger.
Dengan menguji diri sendiri dengan pertanyaan, otak justru akan lebih kuat dalam mengingatnya daripada membaca ulang. Jangan buang waktu Anda untuk membacanya kembali. Ujilah diri sendiri setelah itu review kesalahannya dimana.
Bedakan Proses dan Progres
Belajar adalah kata yang lucu. Kita menggunakannya cenderung lebih kepada pada menghapal dan mengingat segala sesuatu. Kita semua tahu belajar adalah sebuah proses. Bila Anda mendapat nilai bagus dalam ujian, apakah sudah selesai sampai sana saja? Tentu tidak. Mendapat nilai bagus itu artinya Anda telah membuat progres (kemajuan) dalam proses pembelajaran seumur hidup Anda.
Belajar untuk Dilupakan
Membuat kesalahan saat belajar mungkin bisa berdampak pada Anda menjadi lebih mengingat kesalahan Anda tersebut. Tapi hal tersebut hanya berlaku jika kesalahan Anda tipis. 
Menjawab pertanyaan dengan asal-asalan tidak akan membantu dalam proses belajar. Tapi menjawab dengan hampir benar justru akan menjadi batu loncatan agar seseorang untuk mengingat apa yang di pelajarinya. Begitulah kata Andree An Cyr, lulusan jurusan psikologi dari Universitas Toronto.
Dari penemuan ini, justru mengarahkan pada penemuan selanjutnya yang menyatakan bahwa lupa dengan sesuatu itu tidak lah buruk. Lupa tentang apa yang dipelajari adalah wajar dan hal tersebut mungkin dapat membuat kita salah dalam menjawab pertanyaan (salah tapi bukan menjawab dengan asal-asalan). Tapi justru dengan lupa, hal tersebut dapat menjadi spam filter di dalam otak. Ketika otak bekerja untuk mengingat apa yang mereka lupakan biasanya otak akan memiliki ingatan yang lebih kuat saat nantinya mereka menemukan kembali jawabannya.
Ajari Orang Lain
Mungkin ungkapan "untuk dapat belajar dengan lebih baik caranya adalah dengan mengajarkan orang lain" ada benarnya. Dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Memory & Cognition, John Nestojko, seorang peneliti dari Universitas St. Louis, menemukan bahwa peserta didiknya yang mengajar siswa lainnya mengalami perubahan cara berpikir mereka. Mereka akan cenderung menemukan cara yang lebih efektif dalam menjawab pertanyaan saat tes.
Percobaan dilakukan terhadap sejumlah siswa dimana sebagian siswa harus mempelajari suatu materi dan sebagian siswa lainnya dituntut untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu untuk membantu sebagian siswa lainnya. Pada kenyataannya mereka semua di uji.
Ketika seorang mempersiapkan diri untuk mengajarkan sesuatu pada orang lain, mereka akan cenderung mengambil poin-poin pentingnya saja dan membuatnya menjadi informasi yang terstruktur. Dengan cara ini hasilnya adalah siswa akan belajar lebih efektif.
Belajar Adalah tentang Mengerti bukan Mengetahui
Hal ini mungkin masih menjadi masalah di pendidikan Indonesia dimana sebagian siswa selalu dipaksa untuk menghapal. Sementara itu mengetahui suatu materi dengan cara menghapal tidaklah efektif. Sebaliknya mengerti materi akan jauh lebih efektif.
Otak akan cenderung mengingat suatu pelajaran jika orang tersebut memahaminya dengan baik dibandingkan menghapalnya. Contoh simpelnya saja apakah Anda tahu hasil dari 309 x 201? Tentu jika Anda sudah mengetahui cara kerja konsep perkalian angka tersebut tidaklah sulit. Mungkin hanya perlu beberapa menit untuk menyelesaikannya. Bandingkan jika Anda harus menghapal tabel perkalian untuk menjawab pertanyaan tersebut


Sumber Link:
 http://ikelas.com/berita/76/9-cara-belajar-yang-mendukung-cara-kerja-otak
Sukses Tindakan Positif:
https://beritamlm-online.blogspot.co.id/2016/09/sukses-karena-tindakan-positif-positive.html

SEKOLAH SUPM KOTA AGUNG LAMPUNG | PENERIMAAN TARUNA/I BARU TAHUN PELAJARAN 2016/2017

SMA NEGERI 1 KOTAAGUNG LAMPUNG

Loading..............
                                                                  Lanjut Aja...........